Senin, 27 Januari 2014

Galau versi santri pondok tahfidz



Kalau kalian berpengalaman menjadi santri pasti juga pernah merasakan galau, ngaku aja haha.. futur sama galau itu saudara sepupu. Kalau istilah futur ulama dalam ktab-kitabnya banyak menjelaskan mengenai masalah ini. Salah satu penyebabnya adalah himmah atau azzam yang lemah. Seorang yang azzamnya lemah ketika dihadapkan dengan suatu masalah maka dia akan cepat menyerah dan tidak tahan dengan cobaan, rintangan dihadapannya. Dan masih ada faktor-faktor yang lainnya nanti bisa dibaca dibuku.
Nah, untuk istilah galau itu muncul di abad-abad 21 ini. Kalau galau itu menurut saya artinya bisa kompleks ya. Ketika temen kok kelihatan males, ngaji juga kayak g mood gitu kita pasti langsung menanyainya. Lagi galau tho rek?
Tapi ada juga kadang temen yang ngaku sendiri, ketika ia duduk didepannya ada qur’an kemudian aku mendekat niatnya juga mau ikut ngaji. Tapi temenku tadi malah gak jadi ngaji dan bilang ke aku, uuuh ngaji gak nyanthol-nyanthol. Wis tiduran ae galau berat Kang. 
Bersyukurlah bagi temen-temenku yang masih bisa merasakan galau sementara, karena rupanya juga ada aja orang yang gak ngaji, dan sudah terbiasa galau sehingga kayak sensitiv galaunya sudah gak ada (mati rasa gitu lah). Mau diingatkan juga udah bosen yang ngingatkan hehe nek kalian punya teman sejenis ini saya sarankan banyak-banyak didoakan, kemudian kita ketika mau ngaji pilih tempat didekatnya dan bacakan surat yasin aja hehe biar ikut ketularan ngaji dan galaunya bisa pergi maksudnya.
Prinsip kalau di pondok tahfidz galau dibolehkan asal tidak mengganggu setoran dan murajaah lancar okeey ! keep smile J