Kalau
kalian berpengalaman menjadi santri pasti juga pernah merasakan galau, ngaku
aja haha.. futur sama galau itu saudara sepupu. Kalau istilah futur ulama dalam
ktab-kitabnya banyak menjelaskan mengenai masalah ini. Salah satu penyebabnya
adalah himmah atau azzam yang lemah. Seorang yang azzamnya lemah ketika
dihadapkan dengan suatu masalah maka dia akan cepat menyerah dan tidak tahan
dengan cobaan, rintangan dihadapannya. Dan masih ada faktor-faktor yang lainnya
nanti bisa dibaca dibuku.
Nah,
untuk istilah galau itu muncul di abad-abad 21 ini. Kalau galau itu menurut
saya artinya bisa kompleks ya. Ketika temen kok kelihatan males, ngaji juga
kayak g mood gitu kita pasti langsung menanyainya. Lagi galau tho rek?
Tapi
ada juga kadang temen yang ngaku sendiri, ketika ia duduk didepannya ada qur’an
kemudian aku mendekat niatnya juga mau ikut ngaji. Tapi temenku tadi malah gak
jadi ngaji dan bilang ke aku, uuuh ngaji gak nyanthol-nyanthol. Wis tiduran
ae galau berat Kang.
Bersyukurlah
bagi temen-temenku yang masih bisa merasakan galau sementara, karena rupanya
juga ada aja orang yang gak ngaji, dan sudah terbiasa galau sehingga kayak
sensitiv galaunya sudah gak ada (mati rasa gitu lah). Mau diingatkan
juga udah bosen yang ngingatkan hehe nek kalian punya teman sejenis ini
saya sarankan banyak-banyak didoakan, kemudian kita ketika mau ngaji pilih
tempat didekatnya dan bacakan surat yasin aja hehe biar ikut ketularan
ngaji dan galaunya bisa pergi maksudnya.
Prinsip
kalau di pondok tahfidz galau dibolehkan asal tidak mengganggu setoran dan
murajaah lancar okeey ! keep smile J